Memperkuat Karakter Al Insyirah, IKTA Jalin Kerjasama dengan Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI)

by | Dec 6, 2023 | 0 comments

PEKANBARU (06-12-2023) – Ditengah keberhasilan Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah sebagai sebagai perguruan tinggi yang berkarakter al Insyirah, IKTA kembali mendapat peluang kolaborasi untuk meningkatkan karekteristik mahasiswa dalam pengembangan keagamaan. Pada Rabu (06/12) Rektor IKTA, Dr. Ns. Hj. Rifa Yanti, S.Kep. M.Biomed menerima kunjungan dari Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI) Wilayah Riau. Kahadiran Rombongan dari BKsPPI merupakan tindak lanjut dari perencanaan Kerjasama yang telah dikomunikasikan sebelumnya.

Kehadiran rombongan BKsPPI yang dipimpin oleh KH. Misran Agusmar, Lc. Disambut baik oleh Rektor IKTA, beserta pejabat struktural IKTA diruang pertemuan lantai 2 Kampus Utama IKTA.

Pada pertemuan tersebut, Dr. Rifa dalam sambutannya menyampaikan bahwa bulan ini IKTA genap berusia 1 Tahun, namun pengabdian Al Insyirah sebagai lembaga pendidikan telah dimulai dari 14 tahun lalu. Lebih jauh Rektor IKTA juga memaparkan beberapa rencana strategis yang akan dilakukan pada tahun 2024 dan program yang telah dilakukan beberapa tahun lalu.

“IKTA berkomitmen sebagai perguruan tinggi yang menerapkan nilai-nilai keislaman dalam seluruh sistem pembelajaran, sehingga terdapat karekteristik penciri yang salah satunya adalah penguat lulusan terhadap pengetahuan islam” ungkap Dr. Rifa.

“Kami juga menyambut baik rencana kerjasama dengan Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia, karena hal ini merupakan bentuk dukungan kepada kami dalam menghasilkan lulusan yang berkarakter al Insyirah” ujar Dr. Rifa

Dalam pertemuan tersebut, sambutan dari BKsPPI yang disampaikan oleh KH. Misran Agusmar, Lc juga menyampaikan bahwa peran BKsPPI adalah mengakomodir komunikasi dengan 460 Pondok Pesantren di Wilayah Riau. Sehingga dengan mengelola banyak pondok pesantren maka diperlukan adanya kerjasama dengan beberapa pihak untuk mengakomodir santri dalam meningkatkan keilmuannya.

Setelah penandatanganan dokumen kesepahaman antara IKTA dan BKsPPI, pertemuan juga dilanjutkan dengan diskusi terkait program strategis bersama yang akan diimplementasikan. Salah satu program yang akan dicanangkan pada tahun 2024 adalah menerapkan kelas khusus santriwati lulusan pondok pesantren yang berprestasi dan penghafal Alquran. Pengkhususan kelas tersebut akan diimbangi dengan monitoring perkembangan hafalan Alquran yang akan dilakukan secara berkala bersama BKsPPI.

Selain itu, dalam diskusi singkat tersebut juga telah direncanakan beberapa kegiatan dalam rangka mendukung keahlian pengobatan komplementer ala Rasulullah sebagai kompetensi yang menjadi penciri lulusan IKTA.

Pertemuan berlangsung dengan khidmat dan disudahi dengan penyerahan cendramata antara IKTA dan BKsPPI.

Laporan: Humas IKTA