KABAR IKTA (12/05/2026) – Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (IKTA) menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim melalui partisipasi aktif pada kegiatan Workshop Edukasi Program Kampung Iklim (ProKlim) dan Pengembangan Kompetensi Mahasiswa Calon KKN Tematik yang dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Universitas Lancang Kuning (Unilak) dan Kementerian Lingkungan Hidup.
Rektor IKTA, Assoc. Prof. Dr. Ns. Hj. Rifa Yanti, S.Kep., M.Biomed turut hadir pada kegiatan tersebut dan menandatangani Nota Kesepahaman bersama Universitas Lancang Kuning sebagai bentuk penguatan kolaborasi antar perguruan tinggi dalam mendukung pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat berbasis lingkungan dan keberlanjutan.
Kegiatan tersebut menghadirkan Direktur Mobilisasi Sumber Daya Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup, Dr. Irawan Asaad, Ph.D., Rektor Universitas Lancang Kuning, Prof. Junaidi, serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau.
Melalui kegiatan ini, IKTA turut mendukung program KKN Tematik ProKlim yang digagas bersama sebagai langkah strategis dalam memberikan edukasi lingkungan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi isu perubahan iklim.
Alhamdulillah, IKTA mengutus 10 orang mahasiswa yang berasal dari Program Studi Teknik Lingkungan, Kesehatan Masyarakat, dan Kebidanan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Para mahasiswa didampingi oleh Dosen Pendamping Lapangan guna memastikan pelaksanaan program berjalan optimal dan memberikan pengalaman pembelajaran langsung di masyarakat.
Koordinasi dan pengelolaan program di lingkungan IKTA dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IKTA sebagai bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi dalam bidang pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.
Keterlibatan IKTA dalam program ini dipandang sebagai kontribusi nyata institusi pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. IKTA berperan aktif dalam mendorong adaptasi dan mitigasi perubahan iklim melalui pendekatan kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi.





